Kategori: EDISI 2019

Kesah Palui : Tangkulak Siwa Rumah

Palui baru saja pindah rumah dari pinggir jalan besar ke dalam gang karena kontrak rumah lamanya habis. Ia mengaku lebih senang tinggal di gang karena suasananya tenang dan lebih akrab…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Minyak Lamak

Palui senang bermalam di rumah mamarinya karena merasa disayang dan sering diberi uang. Namun, suatu hari ia membuat kesalahan saat mengurut mamarinya yang masuk angin. Karena kehabisan minyak kelapa, Palui…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Razaki Bakurang

Tulamak terlihat murung sepanjang hari karena banyak makanan yang tidak boleh ia makan atas anjuran mantri puskesmas. Ia merasa sedih karena harus menghindari daging, makanan berminyak, asin, dan manis. Garbus…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Handak Manjadiakan Kakus

Palui sudah beberapa tahun menjadi pegawai honorer di kantor pembakal. Setelah berpindah-pindah bagian, ia akhirnya dipercaya mengurus administrasi surat-menyurat dan sangat menikmati pekerjaannya. Suatu hari, ia panik karena menerima surat…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Sayang Panyakit

Seumur hidup, Palui selalu hidup pas-pasan meski sudah mencoba berbagai pekerjaan, dari berladang hingga menjadi ojek. Ia tetap tinggal di rumah mertuanya dan menggunakan sepeda motor tua yang nyaris rongsok.…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Saraba Tabalik

Sejak muda, Bulan Jamilah bersahabat akrab dengan Manya Amat hingga membentuk kelompok masak bernama “Dua Ratus.” Setelah Manya Amat menikah dengan Palui dan memiliki anak, kelompok itu bubar, namun persahabatan…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Inisiatifnya Kadada

Palui dikenal beruntung karena sering diajak perjalanan dinas oleh pambakal atau camat ke berbagai daerah seperti Makassar, Bandung, hingga Betawi. Setiap pulang, ia selalu meniru logat daerah yang dikunjunginya, membuat…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Kadapol

Palui sangat bangga setelah mendapat seragam baru dari kantornya sebagai sekuriti. Ia berdiri di depan cermin, merasa gagah seperti jenderal, meski istrinya menertawakannya dan menyebutnya “jenderal kancil.” Tak lama, Tulamak…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Umpan Maunjun

Di musim tanam padi yang mulai mengering, Palui dan kawan-kawannya pergi memancing ikan di sawah. Tulamak membawa umpan cacing, sementara Garbus memilih anak ayam. Palui menegur mereka karena tak memikirkan…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Dicium Minta Sarak

Palui yang biasanya periang tiba-tiba murung selama tiga hari. Garbus yang prihatin mencoba menanyakan sebabnya. Setelah didesak, Palui akhirnya mengaku bahwa istrinya meminta cerai. Garbus dan Tulamak heran karena rumah…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar