Kesah Palui : Sakalinya Tukang Wasi
Palui sudah mencoba berbagai pekerjaan, dari tukang cuci motor hingga pembantu pembakal, tapi tak satu pun bertahan lama. Kini ia mencoba jadi pedagang perantara, berharap bisa mendapat untung dari jual…
Palui sudah mencoba berbagai pekerjaan, dari tukang cuci motor hingga pembantu pembakal, tapi tak satu pun bertahan lama. Kini ia mencoba jadi pedagang perantara, berharap bisa mendapat untung dari jual…
Palui bersama istri dan anak-anaknya akhirnya pulang kampung setelah lima tahun bekerja di Banjar tanpa sempat mudik. Setibanya di rumah, mereka disambut hangat keluarga dan tetangga. Saat makan bersama, Palui…
Palui menikah lagi dengan alasan kasihan pada istri tuanya yang lelah bekerja. Namun, kabar itu akhirnya sampai ke telinga istri pertama yang meski sakit hati, terpaksa menerima keadaan. Sejak itu…
Palui disuruh istrinya pergi memancing karena musim air pasang. Di telaga, ia melihat banjuran milik Garbus dan Tulamak yang sudah banyak ikan namun belum diambil. Tanpa berpikir panjang, Palui mengambil…
Palui mempersiapkan kunjungan pejabat ke kampungnya dan meminta Garbus serta Tulamak menyiapkan minuman dan kue sederhana karena acara hanya sebentar. Namun karena salah paham, Garbus membawa telur ayam dan itik,…
Palui dan istrinya selalu berbincang sebelum tidur. Suatu malam, istrinya menuduh Palui punya wanita simpanan karena saat demam, ia mengigau menyebut nama “Aluh.” Palui terkejut dan berusaha menjelaskan bahwa itu…
Palui baru menikah dan dikenal sangat patuh kepada mertuanya. Ia selalu menuruti perintah tanpa membantah, termasuk saat disuruh membersihkan kotoran misterius di halaman rumah. Hampir setiap pagi kotoran itu muncul…
Palui akhirnya berhasil menikahi Zaleha setelah perjuangan panjang meski awalnya ditentang calon mertuanya. Dengan kecerdikannya, ia bisa bertemu Zaleha secara diam-diam di acara pengajian hingga hubungan mereka makin dekat dan…
Bini Palui aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan sering tampil di depan umum, membuatnya ingin selalu tampil modis mengikuti tren. Ia meminta Palui membelikan salop tumit tinggi yang sedang populer.…
Palui dikenal sebagai orang yang jarang menepati janji dan selalu datang terlambat, membuat kawan-kawannya, Garbus dan Tulamak, sering kesal. Suatu malam, Palui kembali tidak muncul padahal sudah berjanji untuk berangkat…