Kesah Palui : Fitnah
Garbus gelisah menunggu kelahiran anaknya, sambil membayangkan wajah bayi itu akan mirip dirinya atau istrinya. Obrolan bersama Palui dan Tulamak pun penuh gurauan. Mereka sepakat bahwa rezeki seseorang tidak bergantung…
Garbus gelisah menunggu kelahiran anaknya, sambil membayangkan wajah bayi itu akan mirip dirinya atau istrinya. Obrolan bersama Palui dan Tulamak pun penuh gurauan. Mereka sepakat bahwa rezeki seseorang tidak bergantung…
Di warung tempat biasa mereka berkumpul, Palui dan kawan-kawan ramai membicarakan kebiasaan Tulamak yang gemuk dan doyan makan. Garbus menasihati agar Tulamak berhati-hati karena bisa terkena “kulistarul” alias kolesterol. Namun…
Palui dan kawan-kawannya sedang berbincang santai di warung menjelang magrib. Mereka membahas Kapolda baru dan harapan agar kejahatan di Banua bisa berkurang. Palui berandai-andai jika dirinya menjadi Kapolda, Garbus akan…
Kampung Palui dikenal rakat karena setiap malam Jumat warganya rutin berkumpul untuk yasinan. Suatu malam giliran yasinan di rumah Tukacil, Palui dan kawan-kawan seperti biasa duduk di luar rumah. Ketika…
Di warung Acil Irus, Palui, Tulamak, dan Garbus berbincang tentang sulitnya hidup karena harga kebutuhan yang terus naik. Tulamak mengeluh hanya mampu makan dua kali sehari, bukan karena menjaga kesehatan,…
Palui sering keluar malam hingga membuat istrinya marah. Suatu malam ia pulang larut dan berencana mencari alasan agar istrinya tidak marah. Di jalan, ia menemukan bungkusan kain batik yang dikira…
Palui pulang dari ibadah haji dan warga kampung berencana menyambutnya dengan rombongan besar menuju Asrama Haji Banjarbaru. Garbus, ketua rombongan, memimpin perjalanan menggunakan beberapa mobil. Dalam perjalanan, mereka singgah makan…
Setiap malam sebelum tidur, Palui dan istrinya selalu berbincang mesra, membahas pentingnya saling memahami agar rumah tangga tetap harmonis. Namun, percakapan berubah ketika istrinya menuduh Palui punya simpanan karena saat…
Palui sempat menghilang setengah bulan, membuat kawan-kawannya heran. Saat muncul kembali, ia bercerita baru pulang dari Jawa karena menghadiri pernikahan anak sepupunya di Solo. Semua terkejut karena Palui mengaku tidak…
Palui, Garbus, dan Tulamak dikenal rajin menghadiri acara selamatan di kampung. Tulamak paling bersemangat karena acara seperti itu identik dengan makan enak. Namun, ia mulai merasa malu karena sering dianggap…