Kesah Palui : Garing Mangalilu
Selama seminggu ditinggal istrinya ke Palingkau, Palui jatuh sakit parah — badannya lemah, sering meracau, dan tidak mengenali orang. Semua obat dan doa tidak berhasil menyembuhkannya. Namun begitu istrinya pulang…
Selama seminggu ditinggal istrinya ke Palingkau, Palui jatuh sakit parah — badannya lemah, sering meracau, dan tidak mengenali orang. Semua obat dan doa tidak berhasil menyembuhkannya. Namun begitu istrinya pulang…
Sebagai ketua RT, Palui sering sibuk menghadiri rapat meskipun hari libur. Dalam rapat di balai desa, ia melihat pambakal (kepala desa) tiba-tiba “ditangkap” hansip setelah pidato. Teman-temannya mengira pambakal ditangkap…
Palui sangat disayangi oleh mamarinanya karena rajin dan penurut. Suatu hari, mamarinanya menawarinya hadiah karena dianggap paling rajin. Saat disuruh memilih, Palui dengan polos mengatakan ingin “bakawan guring” (punya teman…
Julak Ambutut mengadakan selamatan sebelum berangkat haji dan membagi tugas kepada Tulamak, Garbus, dan Palui untuk mengundang warga. Palui ditugasi mengundang orang-orang “subarang sana.” Saat acara berlangsung, Palui tidak datang,…
Istri Palui yang baru belajar mengendarai motor dihentikan polisi saat razia karena tidak membawa surat-surat kendaraan. Ia tidak tahu arti “razia” dan mengira itu bisa “dibayar.” Setelah dijelaskan polisi bahwa…
Palui, Garbus, dan Tulamak menjenguk pembakal yang dirawat di rumah sakit. Saat akan naik lift ke lantai empat, Garbus keluar dari lift untuk memberi tempat pada seorang perempuan karena dikira…
Palui mendapat pekerjaan baru sebagai “tukang bilak,” yang membuat istrinya marah karena mengira pekerjaan itu tidak sopan. Teman-temannya juga salah paham. Setelah dijelaskan, ternyata Palui hanya membantu di sasana tinju…
Palui pulang dari Pagatan membawa oleh-oleh ikan laut dan kapiting untuk teman-temannya, Garbus dan Tulamak. Karena Garbus alergi ikan laut, Palui menyiapkan “kapiting bajarang” khusus untuknya. Namun setelah dibuka, ternyata…
Palui, Garbus, dan Tulamak makan di warung murah karena kehabisan uang dan sepakat hanya memesan tahu dan tempe. Saat makan, Palui membuat lelucon bahwa tahu itu “nyamannya di huruf u-nya,”…
Istri Palui sedang ngidam dan ingin makan pisang yang dimasak di atas dapur. Palui bingung mencari pisang yang dimaksud sampai akhirnya teman-temannya membantu menebak. Ternyata yang diinginkan istrinya adalah rimpi…