Penulis: Arsiparis

Kesah Palui : Batangsa Kompor

Bini Palui minta tukar kompor karena dapur sering dipakai orang lain. Palui setuju, tapi menekankan agar api kompornya diatur benar supaya masakan tidak hangit. Saat bininya menggoreng iwak papuyu, hasilnya…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui: Baliur Basi

Setiap tengah hari, Palui pulang ke rumah dengan perut lapar, langsung duduk di meja makan tanpa ganti baju. Saat menunggu istrinya selesai memasak, ia mencari anaknya, Pulai, yang ternyata sedang…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Gara-gara Banang Habang

Palui ditunjuk sebagai wakil ketua RT untuk mengurus kuperasi kampung. Ia memimpin rapat warga mendengar penjelasan petugas PPL tentang kuperasi, yang merupakan wadah ekonomi rakyat untuk menukar barang dengan harga…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Kada Makan Daging

Tulamak menjadi pusat perhatian saat saruan di rumah basalamatan karena selalu dihuhulut orang, tapi ia menanggapinya dengan tawa santai. Palui menjelaskan dua alasan orang mencarinya: cepat makan dan ingin menagih…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Karas Kapala

Palui dan istrinya yang baru lima tahun menikah sudah memiliki banyak anak, membuat Garbus dan Tulamak heran sekaligus geli. Palui berkelakar bahwa mereka seperti kelinci, sedikit saja bersentuhan langsung “berproduksi”…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Batangsa Kawin

Bini Palui sangat khawatir dengan anaknya, Puput, yang mulai beranjak dewasa dan sudah mengenal cinta. Puput ingin segera menikah seperti teman-temannya, padahal baru tamat SMA. Ibunya menolak karena merasa belum…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Hidung Parak Pipi

Palui dan Garbus sedang membicarakan tayangan televisi yang kini makin tak sopan, banyak menampilkan adegan pelukan dan ciuman tanpa batas, bahkan dilakukan oleh yang bukan muhrim. Mereka prihatin karena tontonan…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Isya Masuk

Kampung Palui akhir-akhir ini sering sekali kemalingan, hampir tiap malam ada saja warga yang kehilangan ayam atau itik. Para pencuri semakin berani karena banyak orang yang tidak punya pekerjaan tetap.…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Rongong

Suatu sore saat hujan gerimis, Palui, Garbus, dan Tulamak pulang dari menjala ikan dengan hasil melimpah. Mereka gembira karena masing-masing membawa sebakul ikan besar. Dalam perjalanan pulang, mereka mendengar suara…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Tambahi Kakurangannya

Garbus tampak masam karena bertemu saudaranya yang berutang padanya, sementara ia sendiri ingin membeli rokok. Palui menawarkan bantuan dengan memberi uang lima ribu dan menyuruh Garbus membeli rokok merek paling…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar