Bulan: Oktober 2019

Kesah Palui : Wadai Hangat

Palui sekeluarga dikenal rajin mencari rezeki. Ia berjualan ikan sejak subuh, istrinya membuat wadai, dan anak-anaknya menjajakannya keliling kampung. Saat Garbus dan Tulamak memuji wadai buatan istri Palui, mereka memanggil…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Bapurun Ditagih

Palui dan Tulamak berkunjung ke rumah Garbus yang baru pindah atas permintaan mertuanya untuk belajar berdagang. Garbus menjelaskan pentingnya disiplin mencatat keuangan dan tidak pandang bulu dalam urusan pembayaran. Saat…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Salah Angin

Palui mendapat undangan kawinan di kampung sebelah, tapi istrinya menolak ikut karena ingin menjemur padi. Akhirnya Palui berangkat sendiri naik sepeda. Dalam perjalanan, ia bertemu Tulamak yang bannya bocor dan…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Tatukar Saluang

Palui makin tua dan penglihatannya kabur. Atas saran istrinya, ia pergi ke dokter mata dan mendapat kacamata baru dua warna yang katanya bisa dipakai siang malam. Palui senang karena merasa…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Tasalah Puruk

Setelah istrinya melahirkan anak keenam, Palui dan istrinya ke puskesmas untuk mengikuti program KB. Karena istrinya takut jarum suntik dan enggan minum obat, Palui memutuskan memakai kondom. Bidan sudah menjelaskan…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Mata Duitan

Garbus sering gagal dalam urusan asmara meski sudah lama mencari jodoh. Ketika ditanya sebabnya, ia beralasan bahwa jodoh adalah rahasia Tuhan. Namun, Tuhirang mengingatkan bahwa lamaran terakhirnya gagal karena calon…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Nyaman Guring

Saat berkunjung ke kota, Palui menyempatkan diri berjalan ke kebun binatang yang ramai. Setelah berkeliling, ia mencari tempat duduk dan menemukan seorang pemuda yang tampak tertidur di bangku taman. Ketika…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Umpan Hayam

Suatu pagi, Palui bertemu Garbus yang sedang membawa ayam ke pasar untuk dijual karena harga pakan naik. Palui menasihati agar tidak ke pasar karena takut ditangkap polisi, tapi Garbus menjelaskan…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Tatak Talu

Pada hari Ahad, Palui dan kawan-kawannya pergi ke Banjar hanya untuk jalan-jalan ke pasar dan melihat keramaian. Mereka tertarik menonton penjual obat yang juga menampilkan hiburan seperti musik dangdut dan…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Salawar Fitnes

Palui dan kawan-kawannya pergi ke kota untuk berbelanja setelah musim panen. Saat mencari pakaian kerja, Palui ingin membeli celana “tanggung”, tetapi penjual bingung karena tidak paham istilah itu. Setelah dijelaskan…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar