Kesah Palui : Salah Servis
Palui yang baru menjadi pegawai negeri mendapat motor dinas dan sangat menjaga kendaraannya dengan baik. Ia rutin mengganti oli dan hanya mempercayakan servis pada bengkel langganan “Saraba Kawa” milik Amang…
Palui yang baru menjadi pegawai negeri mendapat motor dinas dan sangat menjaga kendaraannya dengan baik. Ia rutin mengganti oli dan hanya mempercayakan servis pada bengkel langganan “Saraba Kawa” milik Amang…
Pagi-pagi Palui mendatangi rumah Tulamak sambil kesakitan karena pinggangnya terasa sangat sakit. Ia meminta Tulamak mengantarnya mencari orang yang bisa mengurut. Tulamak lalu membawa Palui ke rumah Abah Garbus, yang…
Tulamak pergi bekerja ke Batola untuk mencari rezeki sebagai buruh kayu. Setelah sebulan, istrinya menerima kiriman uang dan merasa senang. Namun, muncul kabar bahwa Tulamak tertimpa musibah di Sungai Gampa…
Palui mencoba mengajari anaknya pelajaran sekolah karena kecewa anaknya tidak bisa menjawab soal sejarah. Ia menanyakan tentang musim di Indonesia dan memberi petunjuk tentang hujan. Anak Palui dengan polos menjawab…
Palui bercerita tentang masa mudanya saat zaman Jepang, ketika ia tinggal sekampung dengan teman-temannya. Suatu hari ia pergi sendirian ke kota karena ingin menyusul kawan-kawannya menonton pasar malam. Dalam perjalanan…
Tulamak merasa sedih karena banyak makanan yang tidak boleh ia makan akibat pantangan dari mantri puskesmas. Ia dilarang mengonsumsi daging, makanan berminyak, terlalu asin, dan minuman bergula. Garbus dan Palui…
Palui yang sebelumnya gagal jadi pambakal karena buta huruf kini bertekad belajar hingga lulus paket A dan B. Dengan semangat baru, ia kembali mencalonkan diri pada pemilihan berikutnya. Saat diuji,…
Palui gemar membaca koran dan selalu mengikuti berita terbaru. Suatu hari, ia dipanggil ke balai desa bersama warga untuk menghadiri penyuluhan tentang kebersihan dan rencana penghancuran jamban di pinggir sungai…
Palui sangat sayang kepada anak perempuannya, Aluh, yang masih berumur dua bulan. Ia selalu ingin cepat pulang dari bekerja untuk melihat anak dan istrinya. Suatu hari, Garbus dan Tulamak merasa…
Bini Palui yang sedang hamil dua bulan mengidam “bigi salak”. Palui dengan sigap pergi ke pasar mencari buah salak, lalu diarahkan oleh Garbus dan Tulamak ke rumah Tukacil yang punya…