Kesah Palui : Jalan Pintas

Jalan di kampung Palui yang baru diperbaiki tiga bulan lalu kembali rusak parah, penuh lubang dan aspal mengelupas. Garbus dan Tulamak mengeluh, sementara Palui menuding kerusakan itu akibat truk-truk besar…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Babalas Pantun

Pada suatu sore, Palui, Garbus, dan Tulamak berbincang tentang tradisi lama orang Banjar, yaitu bapantunan — kebiasaan berbalas pantun yang dulu sering digunakan dalam acara lamaran, antaran, dan pernikahan. Mereka…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Kapamalaran Palui

Palui menepati janji untuk mentraktir teman-temannya di warung acil Udin karena baru mendapat uang dari pambakal. Ia sengaja memilih warung itu karena lebih hemat dari warung acil Irus. Mereka memesan…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Sakit Parut

Palui beberapa hari tidak muncul di warung atau gardu tempat biasa berkumpul, membuat teman-temannya penasaran dan menduga ia sakit. Saat dijenguk, Palui tampak pucat dan mengeluh sakit perut. Garbus menyangka…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Takutan Katulahan

Palui sangat menyukai hobi menyabung ayam, bahkan rela membeli ayam jago mahal dari julak Tambi karena merasa itu kesenangannya sejak muda. Tulamak menasihati bahwa sabung ayam termasuk judi, tapi Palui…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Ganal Akibatnya

Kawan-kawan Palui penasaran karena rumah tangganya dengan Zaleha selalu rukun tanpa pernah terdengar bertengkar. Palui menjelaskan bahwa rahasianya adalah menuruti nasihat orang tua: jangan melawan pasangan, cukup saling memahami. Ia…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Kapala Kambing

Tulamak mengadakan acara aqiqah untuk anak lelakinya dan menyembelih dua ekor kambing. Palui tak bisa hadir karena harus ke Banjar menjemput istrinya, namun keesokan harinya ia datang untuk meminta maaf.…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Tatinggal Salup

Setiap hari Ahad, Palui bersama istrinya kerap menghadiri undangan pernikahan meski sering kali malas karena jarak yang jauh dan cuaca yang tidak menentu. Namun, mereka tetap datang agar tidak dianggap…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Disayang Bini

Palui dikenal suka membicarakan perempuan dan sering bercanda dengan teman-temannya soal cara disayang istri. Saat berbincang dengan Garbus dan Tulamak, mereka berdebat tentang rahasia agar istri tetap sayang. Tulamak berpendapat…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Kapadasan

Palui dikenal pantang menolak makanan apa pun, selalu lahap dan tak pernah pilih-pilih. Saat berbincang dengan Garbus dan Tulamak, mereka saling mengolok kebiasaan makan masing-masing. Palui menegaskan bahwa semua makanan…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar