Bulan: Mei 2020

Kesah Palui : Rongong

Suatu sore saat hujan gerimis, Palui, Garbus, dan Tulamak pulang dari menjala ikan dengan hasil melimpah. Mereka gembira karena masing-masing membawa sebakul ikan besar. Dalam perjalanan pulang, mereka mendengar suara…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Tambahi Kakurangannya

Garbus tampak masam karena bertemu saudaranya yang berutang padanya, sementara ia sendiri ingin membeli rokok. Palui menawarkan bantuan dengan memberi uang lima ribu dan menyuruh Garbus membeli rokok merek paling…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Syarat Babini

Garbus merasa risih mendengar pertengkaran Tulamak dan istrinya yang terus-menerus ribut. Ia menasihati agar Tulamak hidup rukun, namun Tulamak mengeluh bahwa istrinya sering pulang ke rumah orang tuanya karena salah…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Dibasmi Dibasmi

Palui tampak murung karena mintuahnya mudah marah tanpa sebab. Garbus dan Tulamak mencoba menghibur dengan mengajaknya ke pasar besar untuk mencari obat penenang. Di pasar, mereka mendengar pedagang yang berteriak…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Asa Lapang Dada

Pada malam takbiran, Palui dan kawan-kawannya menjadi amil zakat di masjid hingga larut malam. Dalam perjalanan pulang, Garbus menyindir Tulamak yang jarang puasa tapi ikut bertakbiran. Tulamak menyesal dan berjanji…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Salah Tuan Rumah

Setiap ada orang yang mengadakan selamatan, Palui dan kawan-kawannya selalu rajin datang, terutama Tulamak yang paling bersemangat karena tahu pasti ada hidangan enak. Namun, belakangan Tulamak merasa malu karena sering…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Canggih

Palui hidup sederhana bersama istrinya meski terlilit banyak hutang, namun tetap tampak tenang dan seolah tanpa beban. Saat ditagih oleh Garbus, ia hanya mampu membayar sebagian karena uangnya terbagi untuk…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Tatinggal Saraka’at

Palui yang dulu dikenal sebagai orang jahil kini berubah menjadi santri setelah banyak pengalaman pahit di perantauan. Ia berusaha memperbaiki diri dan rajin mengaji, meski merasa sulit menghafal karena usia.…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Pak Mantri

Palui sudah puluhan tahun merantau, jarang pulang ke kampung, namun selalu mengirim doa dan kiriman untuk arwah orang tuanya. Saat akhirnya pulang, ia sibuk memperbaiki rumah hingga tak pernah nongkrong…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Sudah Tabiat

Palui dikenal sebagai orang yang malas dan suka bangun siang meskipun sudah sering diingatkan oleh orang tuanya untuk rajin bekerja. Setelah menikah dengan Zaleha, kebiasaannya tidak juga berubah. Mertuanya yang…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar