Kategori: EDISI 2020

Kesah Palui : Ilat Tasilahu

Palui pulang dari Pamarangan membawa sepuluh botol madu hutan untuk dijual kembali. Istrinya heran mengapa membeli begitu banyak. Palui menjelaskan madu itu dibeli dari Aluh Pimping, penjual madu terkenal di…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Nikmat Ramadhan

Setiap selesai sahur, Palui dan kawan-kawannya selalu salat Subuh berjamaah dan mendengarkan ceramah di masjid. Saat Tuan Guru mengingatkan pentingnya puasa sebagai ujian iman dan kesehatan, Palui mengaku sedih karena…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Mambalah Batung

Palui, Garbus, Tulamak, dan teman-temannya datang ke Banjar untuk membantu persiapan pernikahan Haji Adul. Mereka bekerja sama membelah batang bambu besar untuk membuat lantai dapur, tetapi meski sudah berusaha keras,…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Disumpahi Umbui

Tulamak dikenal rakus, terutama soal makanan. Dari semua jenis wadai, apam adalah kesukaannya. Suatu hari ia dan Palui pergi ke pasar besar khusus untuk makan berbagai jenis apam. Mereka menikmati…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Doa Salamat

Palui dan kawan-kawannya terkenal di kampung sebagai kelompok “SAR” yang selalu hadir di acara siapa pun, terutama jika ada makanan. Suatu malam mereka datang ke acara selamatan di rumah Haji…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Kakarasan Laki

Palui dan Tulamak berbincang di warung acil Isul sambil membaca berita tentang seorang perempuan yang menjadi korban kekerasan suami. Mereka membahas banyaknya kasus serupa yang tidak dilaporkan ke polisi karena…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Mauyahi Hayam

Palui kebingungan mencari ayam untuk dibuat sup atas permintaan istrinya. Setelah gagal menangkap ayam yang tidur di pohon nangka, ia mendapat berbagai saran dari teman-temannya. Tulamak menyuruhnya menggunakan bawang merah,…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Takutan Ka Puskesmas

Palui tiga hari tidak keluar rumah karena sakit demam dan hanya berbaring berselimut tiga lapis tapih. Teman-temannya, Garbus, Tulamak, dan Tuhirang, datang menjenguk dan menduga Palui takut disuntik sehingga enggan…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Bajual Pundut

Garbus dan istrinya merasa putus asa karena usaha mereka di Banjar selalu gagal. Mereka mencoba berdagang berbagai barang, bahkan mengikuti saran orang pintar untuk menjual barang yang “berlipat-lipat”, namun tetap…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Saraba Labih

Palui dan istrinya sering pindah rumah karena istrinya pencemburu berat. Ia cemburu jika Palui dirayu perempuan lain, padahal Palui hanya bersikap ramah. Namun di balik itu, istrinya mengakui bahwa cintanya…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar