Kesah Palui : Disumpahi Umbui

Tulamak dikenal rakus, terutama soal makanan. Dari semua jenis wadai, apam adalah kesukaannya. Suatu hari ia dan Palui pergi ke pasar besar khusus untuk makan berbagai jenis apam. Mereka menikmati…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Doa Salamat

Palui dan kawan-kawannya terkenal di kampung sebagai kelompok “SAR” yang selalu hadir di acara siapa pun, terutama jika ada makanan. Suatu malam mereka datang ke acara selamatan di rumah Haji…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Kakarasan Laki

Palui dan Tulamak berbincang di warung acil Isul sambil membaca berita tentang seorang perempuan yang menjadi korban kekerasan suami. Mereka membahas banyaknya kasus serupa yang tidak dilaporkan ke polisi karena…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Mauyahi Hayam

Palui kebingungan mencari ayam untuk dibuat sup atas permintaan istrinya. Setelah gagal menangkap ayam yang tidur di pohon nangka, ia mendapat berbagai saran dari teman-temannya. Tulamak menyuruhnya menggunakan bawang merah,…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Takutan Ka Puskesmas

Palui tiga hari tidak keluar rumah karena sakit demam dan hanya berbaring berselimut tiga lapis tapih. Teman-temannya, Garbus, Tulamak, dan Tuhirang, datang menjenguk dan menduga Palui takut disuntik sehingga enggan…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Bajual Pundut

Garbus dan istrinya merasa putus asa karena usaha mereka di Banjar selalu gagal. Mereka mencoba berdagang berbagai barang, bahkan mengikuti saran orang pintar untuk menjual barang yang “berlipat-lipat”, namun tetap…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Saraba Labih

Palui dan istrinya sering pindah rumah karena istrinya pencemburu berat. Ia cemburu jika Palui dirayu perempuan lain, padahal Palui hanya bersikap ramah. Namun di balik itu, istrinya mengakui bahwa cintanya…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Cabang Hanyar

Sejak jadi kepala gudang, Palui sibuk luar biasa. Ia jarang pulang, sering berangkat pagi dan baru kembali tengah malam. Awalnya istrinya maklum, tapi lama-lama muncul rasa curiga setelah mendengar gosip…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Di Sakulah Pandiam Banar

Pagi itu Palui semangat mengambil rapor anaknya di sekolah. Namun, begitu membuka rapor, ia terkejut melihat banyak nilai merah dan anaknya tidak naik kelas. Ia langsung mempertanyakan hal itu kepada…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar

Kesah Palui : Masuk Tantara

Utuh, anak Palui, terkenal lambat memahami pelajaran namun sangat patuh pada orang tua. Suatu malam, Palui memuji tubuh Utuh yang besar dan menyarankan agar kelak menjadi tentara. Utuh pun bertekad…

baca lanjutannya
Tidak ada komentar